Sudah lama sekali. Ketika itu yang kulihat pertama kali adalah punggung mu yang membelakangi ku. Kau tetap tak bergeming sekali pun aku ada disitu. Kau masih tak menoleh sedikit pun. Kau tetap seperti itu. Aku menunggu kau menoleh meski pun sedikit, beberapa detik ku amati kesibukan apa yang sedang kau lakukan. sampai ku pergi perlahan-lahan, masih berharap kau menoleh, tapi sampai di ujung pintu, kau tetap seperti itu. Saat itu pula aku merasa kecewa entah mengapa.