"Ayah, Suatu hari ada seorang lelaki memasuki hidupku. Dengan menggunakan segala perbendaharaan kata yang ku miliki, ku lukai perasaannya. Dengan menggunakan segenap tenagaku, ku dorong lelaki itu agar menjauh dariku. Tapi, dia kembali lagi kedalam hidupku. Sering aku merasa, melihatnya bagaikan melihat refleksi diriku sendiri. Luka yang ada padanya, jugalah luka yang pernah ku rasakan. Air mata yang memenuhi rongga otakku, juga mengalir didalam rongga hati lelaki itu. Aku yang telah melukainya dan membuatnya berlinang air mata. Tidak seharusnya aku membiarkan lelaki ini menjadi bagian dari hidupku. Aku menyesal sekali, Ayah. Seumur hidupku, inilah kali pertama aku merasa menyesal"
-kutipan film-