kita pernah membuat mimpi bersama, berkata-kata, berangan-angan sampai aku yakin akan ada kamu di masa depan ku. Namun semakin hari aku merasa jenuh dengan jarak antra kita, aku pikir kaupun juga merasa begitu. Ini sudah berjalan hampir empat tahun sejak perpisahan kita, tapi kadang aku masih teringat alasanku dulu memilihmu, caramu menyayangiku, begitu aneh, indah, lucu. tapi aku juga masih ingat bagaimna caramu membuatku terluka dengan menghadiran dia. Semua itu tak terlupa.Tak bisa.
Kini meski ku tetap melihat rupamu, meski untuk sekian lamanya aku belum bisa menemui sosokmu, aku mengerti. untuk kata-kata yang tak bisa ku tulis. aku yakin, aku mengerti alasanmu waktu itu.